Merawat Ukhuwah Islamiyah di Tengah Pandemi Global

Muhammadiyah

YOGYAKARTA – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Goodwill Zubir dalam kajian online Ramadan di Rumah pada Jum’at (8/5) mengatakan bahwa pandemi global coronavirus telah memakan korban jiwa yang tidak sedikit di seluruh dunia. Tanpa keputusan yang tepat, ledakan krisis multidimensi akan sulit dicegah. Zubir menambahkan bahwa Muhammadiyah secara organisasi bekerjasama dengan pemerintah untuk membantu penanganan pandemi global Covid-19.

“Dalam waktu yang bersamaan umat Islam melaksanakan ibadah puasa, kita dipanggil untuk membuktikan komitmen kita. Organisasi Muhammadiyah tidak mau lepas dari permasalahan itu. Secara organisasi Muhammadiyah sudah memberikan kepada seluruh elemen baik di persyarikatan, amal usaha, maupun warga Muhammadiyah untuk bersikap terhadap Covid-19,” kata Zubir.

Ketika dihadapkan pada tantangan yang luar biasa, umat Islam diuji untuk menemukan solusi secara kolektif. Kalau ditinjau dari sisi ukhuwah Islamiyah, kata Zubir, umat Islam bisa menciptakan ukhuwah wihdah atau kekuatan. Baginya, jalan keluar dari wabah global ini bukannya tak tersedia. Para ahli medis telah memetakan masalah dan menawarkan solusi. Yang dibutuhkan saat ini adalah kesediaan untuk membentuk solidaritas sosial.

“Umat Islam bisa menghimpun semua potensi kekuatan, baik kekuatan yang bersifat materi maupun yang non materi. Semata-mata sebagai upaya untuk menyelamatkan saudara-saudara kita, orang-orang yang sekeyakinan dengan kita bagaimana beban yang mereka hadapi itu betul-betul terselesaikan dengan baik,” ujar Zubir.

Persis sebagaimana disebutkan Nabi SAW dalam sebuah hadisnya bersabda, “Perumpamaan seorang Muslim dengan Muslim lainnya dalam kerja sama, kasih sayang, dan kelemahlembutan adalah bagai sebuah tubuh. Apabila salah satu anggota tubuh sakit, secara refleks anggota tubuh lainnya ikut merasakan dan berjaga” (HR Muslim dari Nu’man bin Basyir).

Selain itu, Zubir juga mengutip hadis Nabi SAW yang berbunyi, “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya” (HR. Muslim).

Baca Juga :  Din Syamsudin : Karena Agama, Pancasila Menjadi Kuat

“Jadi, ini suatu kabar gembira yang sudah digoreskan Allah melalui al-Quran dan Nabi-Nya bagaimana umat Islam setiap yang mendapat musibah, tetap bersatu menghadapinya, termasuk pada musibah pandemi global saat ini,” tambah Zubir.

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

48
Share this :