Ratusan Mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro Turut Andil Dalam Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law

BEM Berita Kampus STIT Mubo

STIT Mubo | Menyikapi pengesahan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang telah di sahkan pada 5 Oktober 2020 lalu oleh DPR RI, ratusan mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro turun jalan gelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Bojonegoro tolak Omnibus Law, Kamis (8/10/2020) kemarin.

Ratusan mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro tersebut tergabung dalam Aliansi Bojonegoro Menggugat (ABM) bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) dan Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (FNKSDA) Bojonegoro.

Pengawalan ketatpun dilakukan oleh pihak Kepolisian Bojonegoro, bahkan sejak pukul 09.00 pagi, kampus STIT Muhammadiyah Bojonegoro yang menjadi titik kumpul massa aksi telah dijaga ketat oleh Polres Bojonegoro yang langsung dipimpin oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Budi Hendrawan, SIK., MH.

Massa aksi yang berjumlah sekitar 250 orang tersebut tuntut Cabut UU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang dirasa merugikan masyarakat dan hanya mementingkan kelompok pengusaha besar.

Miftakhur Rizki, Wakil ketua BEM STIT Muhammadiyah Bojonegoro yang juga salah satu peserta aksi menyampaikan “Mosi tidak percaya” atas kebijakan dan sikap DPR RI yang tergesa – gesa dalam mengambil keputusan.

Aksi yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam tersebut berlangsung damai dan dikawal ketat oleh Polres Bojonegoro.

78
Share this :
Baca Juga :  Diskusi Online IMM Bersama Cak Suli Da'im