Mahasiswa Prodi
PIAUD (Pendidikan Islam Anak Usia Dini) dari STIT (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah)
Muhammadiyah Bojonegoro melakukan kajian kurikulum PAUD di PAUD Darussalam
Bojonegoro, Selasa (22/2/25). Observasi ini bertujuan untuk mengetahui
implementasi Kurikulum PAUD di Lembaga PAUD, yang mana Lembaga tersebut adalah
salah satu Lembaga PAUD yang sudah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
Kurikulum
merupakan seperangkat perencanaan atau pengaturan sebagai acuan dalam proses
belajar mengajar. Kurikulum meliputi empat komponen utama yaitu tujuan, materi,
strategi pembelajaran, organisasi kurikulum, dan evaluasi kurikulum. Kurikulum
PAUD memiliki peran penting dalam menstimulasi berbagai aspek perkembangan Anak
Usia Dini.
Mahasiswa Prodi
PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro melaksanakan kegiatan ini selama dua hari
dengan jumlah 22 mahasiswa di hari selasa dan 30 mahasiswa di hari rabu. Kegiatan
ini berlangsung dimulai dengan pembukaan, pembagian kelas observasi,
pelaksanaan observasi di kelas, dan penyampaian materi serta tanya jawab.
Kepala PAUD Plus
Darrussalam Bojonegoro, Ibu Siti Kholifah, S.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan
ini sebagai sarana Mahasiswa menghubungkan teori Kurikulum PAUD dengan pe . Mahasiswa
PIAUD adalah Agent of Change sehingga harus siap melakukan perubahan
untuk menjadi guru PAUD yang berkualitas. Kami menyambut dengan hangat atas
kedatangan Mahasiswa STIT, saling memberi ilmu terkait Anak Usia Dini,”
katanya.
Prihantini,
Mahasiswa Prodi PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro, mengatakan bahwa kegiatan
ini membawa dampak yang positif bagi saya dan teman-teman mahasiswa. ”Saya
dapat melihat secara langsung pelaksanaan pembelajaran di Lembaga PAUD yang
mana pembelajarannya berbasis islami,” ungkapnya.
Dosen Pengampu
Mata Kuliah Kurikulum PAUD, Rizka Aisyah, M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan
observasi ini sebagai implentasi Mahasiswa terkait mata kuliah Kurikulum PAUD. Teori
yang sudah Mahasiswa pelajari di bangku perkuliahan dapat dihubungkan dengan pengalaman
nyata, serta harapannya Mahasiswa dapat mengembangkan Kurikulum di Lembaga
tempat mahasiswa mengajar,’ paparnya.